Nama Kawasan & Luas

Nama Kawasan : TB Semidang Bukit Kabu

Luas : 9.239,51 ha


Deskripsi Kawasan

Kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu pertama kali ditunjuk sebagai kawasan Taman Buru pada Tahun 1973 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 186/Kpts/Um/4/1973 tanggal 11 April 1973 tentang Penunjukan Areal Hutan Semidang Bukit Kabu di Provinsi Bengkulu sebagai Taman Buru dengan luas kawasan 15.300 ha.

Pada tahun 1985, Taman Buru Semidang Bukit Kabu dilakukan enclave yang dikenal dengan Enclave Padang Capo seluas 6.394 ha yang terdiri dari Padang Capo Ulu seluas 1.785 ha, Padang Capo Ilir seluas 2.400 ha dan Cawang seluas 2.209 ha yang ditetapkan dalam surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 383/Kpts-II/1985 tanggal 27 Desember 1985 tentang Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK) di Provinsi Bengkulu.

Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 420/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999 tentang Penunjukan Kawasan Hutan di Wilayah Provinsi Bengkulu, kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu ditetapkan dengan luas kawasan 9.526 ha.

Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 749/Kpts-II/1999 tanggal 22 September 1999, sebagian kawasan Hutan Taman Buru Semidang Bukit Kabu (± 490 ha) berubah fungsi menjadi kawasan Hutan Produksi, sehingga luasan kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu berkurang menjadi 9.036 hektar.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 643/Menhut-II/2011, tanggal 10 November 2011, sebagian kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu sekitar 398 hektar dirubah fungsinya menjadi Hutan Lindung. Sehingga luas kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu saat ini menjadi 8.638 ha. Merujuk pada Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: SK.784/Menhut-II/2012 tanggal 27 Desember 2012 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor: 420/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999 tentang Penunjukan Kawasan Hutan di Wilayah Provinsi Daerah Tingkat I Bengkulu seluas ± 920.964 Ha, maka kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu saat ini memiliki luas total 8.638 Hektar.

Potensi sumber daya alam yang ada di TB Semidang Bukit Kabu antara lain memiliki ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah. Potensi lainnya adalah keanekaragaman flora dan fauna yang beragam yang ada didalamnya.

Pemanfaatan potensi sumberdaya alam flora dan fauna serta jasa lingkungannya di Kawasan Pelestarian Alam (KPA) mengacu kepada prinsip-prinsip Social Forest Management yang dalam pemanfaatannya berasaskan kelestarian ekologi, sosial dan ekonomi.

Potensi yang dapat dikembangkan di Taman Buru Semidang Bukit Kabu diantaranya adalah:

  1. Sebagai tempat rekreasi dan wisata berburu.
  2. Sebagai tempat dan objek penelitian dan  kajian ekowisata seperti pengamatan satwa liar.

Lansekap, gejala keunikan alam, keindahan alam sangat potensial untuk dikembangkan sebagai objek dan daya tarik wisata alam, disamping sebagai wahana penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan.


Potensi Obyek Wisata Alam

  1. Rekreasi
  2. Wisata berburu
  3. Hutan Hujan Tropis Dataran Rendah
  4. Pengamatan satwa liar dan burung
  5. Lansekap dan gejala keunikan alam.


Potensi Flora Fauna

Flora

Jenis Flora yang dominan dikawasan tersebut adalah Meranti (Shorea sp), sedangkan jenis-jenis lain di kawasan tersebut adalah Pelangas (Aporos aurita), Komutum (Cratoxylon sp). Buru Semidang Bukit Kabu adalah Pulai (Alstonia schoolaris), Meranti (Shorea sp), Pelangas (Aporis aurita), Komutum (Cratoxylon sp), Sungkai (Peronema canescen), Kayu Gadis (Cinamomum parectum), Kempas (Melaleuca leucadendron), Laban (Vitex pubescens), Durian (Durio sp), Terap (Arthocarpus sp), Jabon (Anthocepalus cadamba), Mangga Hutan (Mangifera sp), Kelad (Sizygium sp), Bambu (Bambusa sp), Rotan (Calamus sp), juga terdapat 2 jenis flora langka yang dilindungi Undang-undang jenis bunga bangkai (Amorphopallus sp) dan bunga Rafflesia (Rafflesia arnoldi) serta berbagai jenis tanaman obat-obatan.

 

Fauna

Terdapat satwa babi hutan (Sus sp.), rusa (Cervus sp.), kijang (Muntiacus muntjak), tapir, ular, beruang dan kelompok kera-kera serta berbagai macam burung.Sedangkan jenis fauna yang ditemukan di Taman Buru Semidang Bukit Kabu terdiri dari kelas mamalia, reptilia, amphibia, aves dan insecta. Potensi fauna yang dominan ditemukan di Taman Buru Semidang Bukit Kabu adalah jenis mamalia antara lain Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Babi Hutan (Sus barbatus), Beruang Madu (Helarctos malayanus), Tapir (Tapirus indicus), Simpai (Presbytis melalophos), Siamang (Simphalangus syndactilus), Kera ekor panjang (Macaca fascicularis), Beruk (Macaca nemestrina), Lutung (Presbytis cristata), Macan Dahan (Neofelis nebulosa), Kucing Hutan (Felis bengalensis), Rusa (Cervus unicolor), Kijang (Muntiacus muntjac), Kancil (Tragulus javanicus), Napu (Tragulus napu), Tupai (Tupaia sp), Trenggiling (Manis javanica) dan Musang (Paradoxurus hermaphroditus). Jenis reptilia antara lain Biawak (Varanus salvator), Kura-kura (Cuora ambonensis), Baning (Manouria emys), Ular Phyton (Phyton reticulatus), dan Ular Cobra (Naja sputartrix). Jenis Aves antara lain Burung Rangkong (Buceros  rhinoceros), Murai Batu (Copsychus malabaricus), Elang (Acciptridae), Ayam Hutan (Gallus gallus), Punai (Treron sp), Tekukur (Streptopelia chinensis), Bubut (Centropus sinensis), Burung Hantu (Ketupa ketupu), Burung Pelatuk (Dinopium javanense), Cica Daun (Chloropsis sonnerati), Merbah (Pycnonotus goiavier), dan Srigunting (Dicrurus remifer).


Aksesibilitas

Taman Buru Semidang Bukit Kabu dapat dicapai melalui 2 arah dari kota Bengkulu, yaitu:

  1. Arah selatan (Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma), menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat dengan jarak tempuh sekitar ± 2,5 jam perjalanan melewati Desa Tanjung Kuwau dan Desa Napal Jungur serta melalui Desa Tumbuan jalan PT. Bara Indah Lestari (PT. BIL).
  2. Arah tengah (Kecamatan Talang Empat dan Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah), menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat dengan jarak tempuh sekitar ± 1,5 jam perjalanan melewati Desa Taba Lagan dan Desa Karang Nanding.


Sarana Prasarana Pengelola Yang Tersedia

Kantor Resort dan  Pos Penyelamatan Satwa


Sarana Prasarana Yang Direcanakan

  1. Pembuatan Pusat Rehabilitasi Satwa khususnya Primata
  2. Pembuatan Menara pengamatan satwa liar


SK Penunjukan / Penetapan

  1. Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 186/Kpts/Um/4/1973 tanggal 11 April 1973 tentang Penunjukan Areal Hutan Semidang Bukit Kabu di Provinsi Bengkulu sebagai Taman Buru dengan luas kawasan 15.300 ha.
  2. Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 383/Kpts-II/1985 tanggal 27 Desember 1985 tentang Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK) di Provinsi Bengkulu.
  3. Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 420/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999 tentang Penunjukan Kawasan Hutan di Wilayah Provinsi Bengkulu, kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu ditunjuk dengan luas kawasan 9.526 ha.
  4. Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 643/Menhut-II/2011, tanggal 10 November 2011, sebagian kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu sekitar 398 hektar dirubah fungsinya menjadi Hutan Lindung. Sehingga luas kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu saat ini menjadi 8.638 ha
  5. Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: SK.784/Menhut-II/2012 tanggal 27 Desember 2012 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor: 420/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999 tentang Penunjukan Kawasan Hutan di Wilayah Provinsi Daerah Tingkat I Bengkulu seluas ± 920.964 Ha, maka kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu saat ini memiliki luas total 8.638 Hektar.


Letak (Administratif Pemerintahan)

TB. Semidang Bukit Kabu terletak di Kecamatan Talang IV (Kabupaten Bengkulu Utara) dan Kecamatan Seluma (kabupaten Bengkulu Selatan). TB Semidang Bukit Kabu secara administrative pemerintahan berada di dua wilayah kabupaten antara lain Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Tengah. Adapun desa-desa penyangga kawasan TB Semidang Bukit Kabu secara administratif berada dalam wilayah Kabupaten Seluma antara lain Desa Lubuk Lagan masuk dalam wilayah Kecamatan Seluma Barat, Desa Talang Kebun, Desa Lubuk Terentang, Desa Napal Jungur, Desa Dusun Tengah, Desa Arang Sapat, Desa Cawang, Desa Padang Capo Ilir dan Desa Padang Capo Hulu, Desa Talang Giring masuk dalam wilayah Kecamatan Lubuk Sandi dan Desa Talang Sebaris masuk dalam wilayah Kecamatan Air Periukan.

Sedangkan desa-desa penyangga kawasan yang berada di dalam wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah antara lain Desa Pagar Gunung, Desa Penanding, Desa Semidang masuk dalam wilayah Kecamatan Karang Tinggi dan Desa Kuta Niur masuk dalam wilayah Kecamatan Taba Penanjung.


Letak Geografis

Secara geografis Taman Buru Semidang Bukit Kabu terletak antara 30 47’06” - 40 01’10” LS dan 1020 28’ 48” - 1020 37’18” BT. Secara administrasi pemerintahan terletak di dua wilayah kabupaten antara lain Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Tengah (dahulunya Kabupaten Bengkulu Utara) dan panjang batas kawasan mencapai 79,2 km. Taman Buru Semidang Bukit Kabu dalam pengelolaannya temasuk ke dalam wilayah kerja Resort Sukaraja dan Resort Karang Nanding, Seksi Konservasi Wilayah II Seluma Balai KSDA Bengkulu.


Batas Wilayah

  1. Utara

 

  1. Selatan
  2. Barat

 

  1. Timur

:

 

:

:

 

:

Kec. Karang Tinggi Kab. Bengkulu Tengah

Kec. Seluma Barat Kab.Seluma

Desa Talang Kebun, Kec. Lubuk Sandi Kab.Seluma.

Desa Padang Capo Hulu dan Desa Padang Capo Hilir Kec.Lubuk Sandi Kab. Seluma.