Nama Kawasan & Luas

Nama Kawasan : SM Pulau Rambut

Luas : 90,00 ha


Deskripsi Kawasan

      SM. Pulau Rambut lebih dikenal sebagai Surga Burung Air dikarenakan kawasan ini merupakan habitat berbagai jenis burung air termasuk burung migran. Pulau Rambut diusulkan penetapannya sebagai Kawasan Konservasi pertama kali oleh Direktur Kebon Raya Bogor kepada Gubernur Jenderal Hindia Belanda Jakarta dengan status berupa Cagar Alam melalui Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 7 tanggal 3 Mei 1937. Selanjutnya keputusan tersebut dimuat dalam Lembar Negara (Staatblat) No. 245 Tahun 1939.  Selanjutnya kawasan ini ditetapkan sesuai Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 275/Kpts-II/1999 tanggal 7 Mei 1999 dengan luas 90 hektar (45 Ha daratan dan 45 Ha Perairan).
     Alasan penting yang mendasari penunjukan kawasan pulau rambut  sebagai Suaka Margasatwa adalah dalam rangka melindungi berbagai jenis burung air yang banyak terdapat di pulau tersebut. Kelimpahan populasi burung air di SM Pulau Rambut berjumlah 18.257 ekor , dengan  jenis burung yang dijumpai pada sekitar 21 jenis burung air (water bird) dan 23 jenis burung darat (terrestrial). Dari 44 jenis yang ditemukan, 16 jenis diantaranya merupakan burung dilindungi. Kelimpahan populasi habitat burung ini akan dapat dinikmati optimal ketika musim berbiak tiba yaitu pada Januari hingga Juni, yang puncaknya pada Maret dan April dimana banyak burung yang sedang brieding/bersarang. Saat terbaik melihat kelimpahan jenis burung adalah pada saat sore hari menjelang maghrib dimana pada saat itu burung kembali/ pulang ke SM. Pulau Rambut.
      Selain memiliki potensi habitat burung air, kawasan ini juga memiliki potensi reptil dan vegetasi yang tinggi. Kondisi kawasan yang masuk kedalam tipe lahan basah dan merupakan tempat migran burung datang maka kawasan SM Pulau Rambut masuk kedalam satu dari tujuh situs Ramsar. Potensi Wisata alam yang dapat kita nikmati antara lain traking kawasan untuk menikmati keunikan burung dan landscape kawasan, pengamatan satwa. Dimana, Kawasan Suaka Margasatwa Pulau Rambut masuk kedalam Pengelolaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam DKI Jakarta.
 
 


Potensi Obyek Wisata Alam

Suaka Margasatwa Pulau Rambut memiliki potensi wisata alam yaitu Surga Burung Air, Landscape (Bentang Alam) berupa bentang pantai yang indah dan habitat mangrove yang indah, serta potensi bawah laut yang mempesona.
1. Habitat Burung Air dan Burung Migran 
Habitat Burung Air Habitat Burung Migran 
 
2. Habitat Mamalia Darat dan satwa lainnya 
Bunglon  Biawak  Kupu-Kupu 
 
3. Landscape Kawasan dan Vegetasi Mangrove
Landscape Landscape dari menara pengawas 
 
4. Keindahan Laut dan Keindahan Terbenam Matahari

 


Potensi Flora Fauna

FAUNA
Populasi burung air Suaka Margasatwa Pulau Rambut berjumlah 18.257 ekor, dengan komposisi 41,42 % Kowak Malam, 35,77 % Pecuk Hitam, 15,68 % Kuntul, 4,41 %, Cangak,1,62 % Pecuk Ular, dan 1,10 % jenis burung lainnya.  Jenis burung yang dijumpai pada saat itu sebanyak 21 jenis burung air dan 23 jenis burung terestrial. Dari 44 jenis yang ditemukan, 16 jenis diantaranya merupakan burung dilindungi, dengan Jenis burung air yang ada di Pulau Rambut diantaranya :
1. Bangau Bluwok (Mycteria cinerea)
 
2. Ibis Pelatuk Besi (Threskiornis melanocephalus)
 
3. Roko-roko (Plegadis falcinellus)
 
4. Kuntul (Egretta sp)
 
5. Cangak (Ardea sp).
Selain didominasi oleh jenis burung air, di Pulau Rambut terdapat pula 39 jenis burung darat (terestrial) yang populasinya tidak sebanyak burung air. terdapat jenis reptilia, seperti : 
1. Biawak (Varanus salvator)
 
2. Ular cincin emas (Boiga dendrophila)
 
3. Ular phyton (Phyton reticulatus)
 
4. mamalia: Kalong (Pteropus vampyrus).
 
VEGETASI DAN FLORA 
Kawasan Suaka Margasatwa  Pulau Rambut  terdiri atas tiga tipe vegetasi yaitu hutan mangrove, hutan pantai dan hutan campuran.
A. Hutan Campuran : spesies  tumbuhan di hutan campuran berjumlah 48 spesies yang terdiri atas 12 suku dan  jenis pohon yang dominan adalah  Dysoxylum, Gaudichaudianum  dan  Morinda citrifolia.
B. Hutan Pantai :  spesies tumbuhan hutan pantai  terdri atas 16  spesies pohon dan 19 spesies tumbuhan bawah dan didominansi oleh T. populnea dan G. Speciosa.
C. Hutan Mangrove: Spesies Vegetasi mangrove SM Pulau Rambut terdiri atas 18 spesies  tumbuhan mangrove sejati, 47 spesies asosiasi mangrove. Jenis tumbuhan mangrove yang dominan adalah  Rhizophora mucronata .


Aksesibilitas

Untuk menuju Suaka Margasatwa dapat dilalui melalui Untuk menuju Pulau ini bisa melalui Ancol(Marina), Muara Angke dan Tanjung Pasir Memakai perahu motor/boat biasanya perahu motor lebih murah yaitu Rp. 30.000,- ketimbang boat yang rata2 Rp.100.000,- keatas dengan estimasi waktu :
-  Dari Marina Ancol dengan Speed Boat ± 30 menit
-  Dari Muara Angke dengan perahu motor ± 90 menit
-  Dari Pelabuhan Kamal dengan perahu motor ± 60 menit
-  Dari Tanjung Pasir, Tangerang ± 30 menit. 


Akomodasi

Fasilitas akomodasi yang tersedia untuk kegiatan wisata di Suaka Margasatwa Pulau Rambut dapat memilih alternatif peninapan di rumah masyarakat atau dalam bentuk homestay di Pulau Untung Jawa dengan tarif sekitar Rp.300.00,- s/d Rp.400.000,-. Dengan daftar penginapan antara lain: Baronang Homestay, Kakap Merah Homestay, Karang Bolong Homestay, Lumba-Lumba Homestay, Mutaiara Homestay, dsb. 
 


Sarana Prasarana Pengelola Yang Tersedia

Sarpras pengelola yang tersedia yaitu pos jaga, menara, MCK, bird hiding, dermaga, papan informasi, papan interpretasi, jalan setapak. Beberapa foto sarpras disajikan di sini.
1. Menara Pengamat
Menara Pengamatan  Menara Pengamatan
 
2. Pusat Informasi dan Pos Jaga
Pusat Informasi Pos Jaga
 
3. Dermaga
Dermaga
 
4. Jalan Setapak : maksimal pengunjung yang masuk ke dalam jalur interpretasi sebanyak 2 - 5 orang
 
5.  Papan Informasi
Papan Informasi Papan Petunjuk Arah
 
6. Sumur dan Tower Penampungan Air
Sumber Air Minum  Tower Penampungan Air
 
7. Toilet 
Toilet


Sarana Prasarana Pariwisata Yang Tersedia (Fasilitas)

1. Papan Interpretasi 
Interpretasi Kawasan
 
2. Papan Himbauan 
Himbauan
 
3. Jalur Setapak 


Sarana Prasarana Yang Direcanakan

Dalam pengembangannya Suaka Margasatwa akan melakukan pembangunan Dermaga, letter sign, pondok penelitian, dan shelter. 


SK Penunjukan / Penetapan


Letak (Administratif Pemerintahan)

Suaka Margasatwa Pulau Rambut berada di Desa Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta.


Letak Geografis

Kawasan Suaka Margasatwa Pulau Rambut bersebelahan dengan Pulau Untung Jawa. Suaka Margasatwa Pulau Rambut terletak diantara 106 derajat 41’14” - 106 derajat 41’46” Bujur Timur dan 5 derajat 56’47” – 5 derajat 56’57” Lintang Selatan, yaitu kearah Barat Laut dari Pelabuhan Tanjung Priok.


Batas Wilayah

Sebelah utara Suaka Margasatwa Pulau Rambut berbatasan dengan Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan
Sebelah Selatan Suaka Margasatwa Pulau Rambut berbatasan dengan Kecamatan Teluk Naga
Sebelah Barat Suaka Margasatwa Pulau Rambut berbatasan dengan Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan
Sebelah Timur Suaka Margasatwa Pulau Rambut berbatasan dengan Kecamatan Penjaringan


Penataan Blok

Suaka Margasatwa Pulau Rambut telah melakukan penataan blok (peta) dan disahkan oleh DIrektur Jenderal KSDAE sesuai Keputusan Nomor SK.138/KSDAE/SET/KSA.1/5/2016 tanggal 2 Agustus 2016


Permasalahan

Ancaman Kelestarian Habitat Burung di Pulau Rambut, karena : 
  1. Lokasi Suaka Margasatwa Pulau Rambut yang berjarak tidak jauh dari ibukota negara menyebabkan  Pulau ini mendapat serbuan sampah yang tidak sedikit tiap tahunnya.   Sampah yang terbawa arus laut tersangkut di bibir pantai, bahkan sampai menggenang naik ke daratan
  2. Sampah, spesies invasif


Saran Pemanfaatan Wisata Alam / Upaya Tindak Lanjut

Terkait kerusakan habitat dapat dilakukan upaya berupa rehabilitasi kawasan berupa: 
(a) Pembuatan pemecah ombak (water break),
(b) Pembersihan sampah di lantai hutan dan pengendalian pencemaran sampah,
(c) Pengendalian pencemaran minyak,
(e) Pembuatan saluran inlet air pasang ke kawasan, dan
(f) Penanaman,
(g) Pemeliharaan tegakan yang sudah ada.


Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam

Jenis kegiatan yang dapat dilakukan di kawasan SM Pulau Rambut antara lain:
No.
Jenis Kegiatan Wisata Alam
Jumlah Kunjungan
Jumlah PNBP (Rp)
1.
Pendidikan
18
360.000
2.
Bird Watching
128
4.070.000
3.
Observasi
171
5.220.000
4.
Penanaman
132
1.500.000
5.
Bersih Sampah
161
-
6.
Penelitian
634
-
 
Kegiatan yang dapat dilakukan di SM Pulau Rambut, antara lain : Bird Watching dan tracking kawasan
Tarif masuk SM Pulau Rambut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2014 antara lain: 
Wisatawan
Tarif Masuk (Rp)
Hari Biasa
Hari Libur
Nusantara
20.000
30.000
Mancanegara
250.000
375.000.

 

 



List Dokumen

# Dokumen Actions
1 Bloking SM Pulau Rambut

Gallery