Nama Kawasan & Luas

Nama Kawasan : SM Kerumutan

Luas : 95.047,90 ha


Deskripsi Kawasan

Suaka Margasatwa Kerumutan dengan melakukan susur sungai dan juga pengamatan satwa liar pada lokasi-lokasi tertentu. Lokasi titik pengamatan merupakan lokasi yang aman dengan akses yang relatif lebih mudah


Potensi Obyek Wisata Alam

Suaka Margasatwa Kerumutan menyimpan potensi untuk dilakukan kegiatan wisata alam terbatas dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati di Suaka Margasatwa Kerumutan dengan melakukan susur sungai dan juga pengamatan satwa liar pada lokasi-lokasi tertentu. Lokasi titik pengamatan merupakan lokasi yang aman dengan akses yang relatif lebih mudah


Potensi Flora Fauna

Flora :

Meranti (Shorea sp.) Punak (Tetrameristaglabra miq), Perupuk (Solenuspermum javanicum),  Nipah (Nypa fructicons), Rengas (Gluta rengas), Pandan (Pandanus sp) dll.

 

Fauna :

 Harimau Loreng Sumatera (Panthera tigris sumatrensis), Harimau Dahan (Neofelis nebulosa) Beruang Madu (Helarctos malayanus), Owa (Hylobates moloch), Burung Enggang (Buceros rhinoceros), Monyet (Macaca fascicularis), Kuntul Putih (Egretta intermedia), Ikan Arowana (Schleropages formasus) dll.


Aksesibilitas

Untuk mencapai kawasan ini dapat ditempuh dengan route Pekanbaru-Pangkalan kopau - Kawasan dengan waktu tempuh 4 jam


SK Penunjukan / Penetapan

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK. 4643/Menlhk-PKTL/KUH/2015 tanggal 26 Oktober 2015.


Letak (Administratif Pemerintahan)

Secara administratif pemerintahan kawasan ini berada di Kecamatan Kuala Kampar Kab. Pelalawan, Kab. Indragiri Hulu dan bagian timur sebagian masuk Kabupaten Indragiri Hilir. Secara administratif kehutanan berada di wilayah kerja Seksi Konservasi Wilayah I Bidang KSDA Wilayah I Balai Besar KSDA Riau


Letak Geografis

0o10’ LU – 0o10’ LS dan 102o40’-102o06’ BT


Penataan Blok

Keputusan Dirjen KSDAE Nomor SK.170/KSDAE/SET/KSA.0/6/2016 tanggal 15 Juni 2016 meliputi :

Blok Perlindungan seluas 81.096,92 hektar (85,32 %),

Blok Pemanfaatan seluas 7.138,56 hekyar (7,51 %),

Blok Rehabilitasi seluas 6.780,71 hektar (7,13 %), dan

Blok  Khusus seluas 31,68 hektar (0,03 %)