Nama Kawasan & Luas

Nama Kawasan : SM Dataran Tinggi Yang

Luas : 14.177,00 ha


Deskripsi Kawasan

Memasuki SM Dataran Tinggi Yang, seolah memasuki dunia lain. Di dalamnya kita dapat menikmati savana cikasur yang luas, telaga taman hidup yang anggun, serta suasana tenang yang merasuk jiwa. jika beruntung, kita dapat menemui rusa timor, merak serta lutung jawa, 3 satwa yang menjadi ikon SM Dataran Tinggi Yang. Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang masuk kedalam Pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur.
 

 

 

 


Potensi Obyek Wisata Alam

Potensi Obyek Wisata Alam di Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang atau yang kerap dikenal sebagai gunung agropuro dan desa Bermi ini antara lain sebagai berikut: 

1. Pendakian Gunung Agropuro 

Gunung Argopuro merupakan salah satu gunung yang terdapat di jawa timur. Gunung ini berada di kompleks Dataran Tinggi Yang (Yang Plateau), dimana Dataran Tinggi Yang merupakan kawasan suaka margasatwa yaitu Suaka Margasatwa (SM) Dataran Tinggi Yang. Suaka Margasatwa merupakan kawasan konservasi yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan. SM Dataran Tinggi Yang (Argopuro) berada di Resort Konsevasi Wilayah (RKW) 23 Argopuro, Seksi Konservasi Wilayah (SKW) VI Probolinggo, Bidang Wilayah III Jember, Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. Secara administratif kawasan ini bearada di empat kabupaten, yaitu kabupaten Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, dan Jember. Pegunungan ini memiliki bebrapa gunung, Seperti Gunung Jambangan, Gunung Pandu, Gunung Gilap, Gunung Krincing, Puncak Arca, Puncak Rengganis, dan Argopuro (3.088) Mdpl.

 

2. Padang Rumput Sikasur 

Padang rumput Sikasur merupakan padang rumput yang terletak pada ketinggian kurang lebih 2220 mdpl. Areal ini termasuk dalam kawasan Suaka Marga Satwa Dataran Tinggi Yang. Padang rumput luas ini merupakan habitat berbagai satwa liar, seperti Rusa Jawa, Babi Hutan, Merak Hijau dan Ayam Hutan Hijau.

 

 

3. Cisentor

Kawasan Cisentor tersebut merupakan habitat sejumlah burung, lutung Jawa, rusa, kijang, berdasarkan info pengelola kawasan bahkan ada pendaki yang pernah melihat macan kumbang berada di sana.

4. Danau Taman Hidup

Danau Taman merupakan salah satu danau yang ada di kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang. Danau ini terletak di ketinggian 1968 mdpl dan merupakan salah satu tempat camp di jalur pendakian gunung Argopuro. Tempat ini merupakan sumber air bagi pendaki dan air dari danau ini mengalir ke sungai yang menuju ke desa di bawahnya. Pemandangan danau ini sangat indah dan masih belum terlalu terjamah. Danau ini jarang dikunjungi, hanya pendaki atau warga di sekitar saja. Jarak danau dari desa terdekat cukup jauh, kurang lebih 5 km, dengan medan yang cukup berat. Kendaraan bermotor tidak diperkenankan masuk ke Danau Taman Hidup sehingga jarang sekali masyarakat yang mengunjungi danau terebut. Jika ingin mengujungi danau ini, pengunjung harus melakukan administrasi dan pembelian tiket masuk di Pos Jaga SM Dataran tinggi yang. Pos Jaga ini terletak kurang lebih 1 km sebelum masuk desa bermi.

  

 

5. Puncak Rengganis

Puncak rengganis merupakan salah satu puncak di kawasan Dataran Tinggi Yang yang merupakan tempat beberapa petilasan. Puncak Rengganis berupa batuan kapur dan berbau belerang. Dari puncak Rengganis kamu bisa melihat lautan awan, lubang kawah dan savana jalur pendakian.

 

6.  Andungsari

Andungsari Bondowoso adalah desa yang berada tepat di kaki gunung agropuro  yang merupakan kawasan budidaya kopi. Kopi merupakan komoditas yang cukup penting karena memiliki nilai ekonomi yang relatif tinggi di dunia. Budidaya Tanaman Kopi Arabika Andungsari Bondowoso semakin banyak karena tanaman kopi arabika ini memiliki nilai ekonomi tinggi dengan kopi Robusta yang pada tahun 1990 harga kopi Arabika 1,85 U $ D / Kg, sedangkan kopi Robusta 0,83 U $ D / Kg.

 


Potensi Flora Fauna

Potensi Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi yang selain Obyek Daya Tarik Wisata Alam adalah potensi Flora dan Fauna yang melimpah karena susunan vegetasi kawasan yang beragam yang terdapat pada kawasan ini, beberapa potensi Flora dan Fauna Kawasan ini antara lain sebagai berikut: 

FLORA

Kawasan yang disusun atas 4 ekosistem ini memiliki banyak potensi flora seperti pada ekosistem  hutan hujan tropis, pada kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang kita dapat menjumpai beberapa tegakan pohon Ki Putri, Jamuju, Kesambi Gunung (Vaccinium varingiaefolium), kayuperi, dan sebagainya. 

tegakan jamuju   

Untuk ekosistem Hutan Cemara pada kawasan datan tinggi yang dapat dijumpai tegakan cemara gunung, edelwais, dan tegakan gunung lainnya. Keunikan tegakan pada ekosistem ini adalah pada pohon edelwais yang memiliki anatomi daun yang lebih lebar. 

 

Suaka margasatwa dataran tinggi yang merupakan salah satu kawasan konservasi yang memiliki padang rumput atau savana yang luas. Padang rumput tersebut tersebar merata hampir disemua bagian. Padang rumput di suaka kawasan ini dapat di jumpai mulai dari alun-alun kecil, alun-alun jambangan, alun-alun besar, savana cikasur, hingga alun-alun lonceng. Keberadaan savana ini sangat penting bagi satwa yang ada di kawasan tersebut. satwa liar seperti Rusa, Babi Hutan, dan Merak Hijau memanfaakan savanna tersebut sebagai tempat untuk mencari makan. Padang rumput di SM DT Yang umumnya ditumbuhi bebagai jenis rumput dan tumbuhan lainnya. Tumbuhan yang tumbuh umumnya dalah pakan dari herbivora yang ada di kawasan ini, sehingga keberadaanya perlu dipertahankan. 

 

 

Vegetasi Danau yang ada disekitar obyek Danau Taman Hidup juga menjadi salah satu penyusun kawasan memiliki beberapa vegetasi rumput yang unik salah satunya adalah tumbuhan carex. Tumbuhan carex memiliki peranan sangat penting dalam fungsi ekologi di lahan basah atau lahan kering. Mereka mungkin menjadi komunitas yang dominan dalam keanekaragaman yang mengesankan di suatu habitat. Mereka sangat bernilai dalam menstabilkan tanah dan sebagai makanan bagi satwa liar dan hewan peliharaan.

 

Selain Vegetasi pembentuk ekosistem pada kawasan SM dataran Tinggi Yang pun dapat ditemui beberapa anggrek dan tanaman tulip. 

FAUNA

Kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang memiliki potensi Fauna yang tinggi dimana pada kawasan ini merupakan habitat bagi Lutung Jawa dan Macan Tutul.

Macan Tutul (Panthera pardus melas Cuvier, 1809)

Macan tutul merupakan salah satu satwa yang dilindungi berdasarkan UU No.5 tahun 1990 dan PP No.7 tahun 1999.. Hewan ini terancam punah akibat kerusakan habitat. Selain itu semakin menyempitnya habitat macan tutul juga mengancam eksistensi mereka. Perburuan terhadap mangsa satwa ini secara tidak langsung mengancam kehidupan mereka. Berdasarkan IUCN species Macan Tutul termasuk kedalam kategori kritis (critically endangered), sedangkan CITES memasukkanya kedalam kategori Appenix I.

 

Lutung Jawa/Javan Langur (Trachypithecus auratus (E. Geoffroy Saint-Hilaire, 1912))

Lutung Jawa atau budeng termasuk satwa yang dilndungi, berdasarkan keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 733/Kpts-II/1999. IUCN memasukkan lutung jawa dalam kategori rentan (Vulnerable/VU), artinya satwa ini rentan mengalami kepunahan di masa yang akan datang. Selain itu CITES juga memasukkan lutung jawa dalam kategori APPENDIX II, artinya satwa ini tidak terancam kepunahan, tapi mungkin terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan. Populasi Lutung Jawa diperkirakan mengalami penurunan lebih dari 30% dalam satu dekade terakhir akibat perdagangan satwa, perburuan, dan hilangnya habitat (IUCN, 2008).

 

Namun Selain mamalia, di Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang juga ditemukan berbagai jenis burung seperti Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), Elang Hitam (Ictinaetus malayensis), Elang ular bido (Spilornis cheela), Ayam Hutan (Gallus varius dan Gallus gallus), Merak (Pavo muticus) dan lainnya. 

 

beberapa foto bersumber : https://hyangplateau.wordpress.com


Aksesibilitas

akses menuju kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang melalui 2 pintu, yaitu Bremi dan Baderan.
1. Bremi bisa ditempuh dari pusat kota Probolinggo dengan kendaraan roda 2/4 sejauh 24 km dengan jarak tempuh  60 menit. Selanjutnya menuju SM Dt Yang dengan jalan kaki dengan jarak tempuh 35 km dengan waktu tempuh 240 menit.
2. baderan dapat ditempuh dari kab. Bondowoso menuju Besuki dengan kendaran roda 2/4 sejauh 50 km dengan jarak tempuh 60 menit. dilanjutkan Besuki menuju Baderan dengan kendaraan roda 2/4 sejauh 40 km dengan waktu tempuh 60 menit. selanjutnya Baderan menuju SM Dt Yang dengan jalan kaki, dengan jarak tempuh 35 km dengan waktu tempuh 180 menit


Akomodasi

Akomodasi yang terrsedia untuk menikmati kawasan SM Dataran Tinggi Yang antara lain dapat di Camping Ground Jalur Pendakian Agropuro, dan beberapa rumah masyarakat di Desa Andangsari dan Desa Bermi. 


Sarana Prasarana Pengelola Yang Tersedia

Sarana dan Prasarana Pengelolaan yang tersedia pada kawasan ini didominasi oleh sarana untuk kegiatan pendakian antara lain:

1. Pos Jaga

 

2. papan Himbauan dan Papan Informasi 

Papan Informasi 

3. Shelter

4. Jembatan di Danau Taman Hidup 

dan beberapa sarana serta bangunan peninggalan Belanda pada masa lampau. 


Sarana Prasarana Pariwisata Yang Tersedia (Fasilitas)

Terdapat beberapa sarana dan prasarana di kawasan SM Dataran Tinggi Yang, antara lain : 
1. Resort Bermi: basecamp, toilet, mushola, paving blok, turap, dan papan informasi.
2. Resort Baderan: basecamp, mushola, paving blok, turap, dan papan informasi. 
3. Cikasur: gazebo, menara pandang, instalasi dan pompa air manual, dan papan informasi.
4. Puncak Rengganis: Pppan informasi.
5. Cisentor: gazebo, toilet, instalasi pompa air manual, dan papan informasi.
5. Taman Hidup: gazebo,instalasi pompa air manual,papan Informasi, dan petunjuk arah (22 Titik Koordinat).


SK Penunjukan / Penetapan

Penunjukan :
Keputusan Menteri Pertanian dan Agraria Nomor 12/Pa/1962 tanggal 5 Mei 1962
Penetapan :
Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 680/Kpts-II/1990 tanggal 19 Nopember 1990


Letak (Administratif Pemerintahan)

Desa Baderan/Desa Taman Kursi, Kecamatan Sumber Malang, kabupaten Situbondo

Desa Andungsari/Desa Kupang, Kec. pakem, Kabupaten Bondowoso

Desa Badean, Kec.  Bangsalsari, Kabupaten Jember

Desa Suci/Desa Kemiri,  Kecamatan panti, Kabupaten Jember

Desa Kemiri, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember

Desa Bremi/Desa Kalianan/Desa Plaosan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo

Desa Betek Taman, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo


Letak Geografis

Bujur : 113˚29’43” - 113˚42’09” BT Lintang : 7˚56’45” - 8˚03’47” LS


Batas Wilayah

Sebelah utara berbatasan dengan hutan lindung
Sebelah selatan berbatasan dengan hutan lindung
Sebelah barat berbatasan dengan hutan lindung
Sebelah timur berbatasan dengan hutan lindung


Penataan Blok

Keputusan Dirjen KSDAE Nomor: SK.394/KSDAE/SET/KSA.0/9/2016 tgl 30 September 2016


Pemanfaatan Jasa Lingkungan Wisata Alam



Gallery